Breaking News

Apa Saja Tugas Kepala Cabang serta Wewenangnya Diperusahaan

Untuk perusahaan yang memiliki cabang di berbagai tempat, kepala cabang merupakan sebuah jabatan yang sangat dibutuhkan untuk dapat menjamin cabang perusahaan tersebut berjalan dengan baik. Hal tersebut dapat terjadi apabila tugas kepala cabang dilaksanakan dengan baik dan tepat.

Jika Anda ingin mengetahui apa saja yang menjadi tugas dan wewenang yang dimiliki oleh kepala cabang, simak tulisan ini hingga akhir, ya!

Apa Saja yang Menjadi Wewenang Seorang Kepala Cabang?

Dalam sebuah kantor cabang perusahaan, seorang kepala cabang berhak dan memiliki wewenang untuk memimpin, mengelola, dan juga mengatur cabang perusahaan tersebut. Kepala cabang juga dapat menentukan goal atau tujuan yang harus dicapai oleh setiap seksi dan juga cabang secara umum.

Kepala cabang memiliki hak dan wewenang untuk mengatasi permasalahan dengan mengeluarkan kebijakan. Namun tentu saja kebijakan dari kepala cabang harus dapat menyelesaikan permasalahan dengan baik dan berdampak positif terhadap perusahaan tersebut.

Apa Saja yang Menjadi Tugas Kepala Cabang?

Tujuan jabatan kepala cabang yang paling utama adalah memastikan bahwa kantor cabang perusahaan tersebut berjalan dengan baik dan lancar serta untuk mempertanggungjawabkan hal apapun terkait dengan kantor cabang tersebut.

Dalam perjalanan untuk mencapai tujuan tersebut, ada beberapa tugas kepala cabang yang harus diemban. Adapun tugas–tugas tersebut di antaranya adalah:

Memimpin Kegiatan Marketing atau Pemasaran pada Kantor Cabang

Untuk dapat memaksimalkan pendapatan dari kantor cabang perusahaan, kantor cabang tersebut harus melakukan marketing atau pemasaran. Kegiatan pemasaran tersebut harus dipimpin oleh seorang kepala cabang.

Kegiatan marketing atau pemasaran harus disusun dengan sebaik dan seefektif mungkin, di mana biaya yang dikeluarkan sedikit namun pendapatan yang diperoleh maksimal. Agar dapat memberikan dampak yang positif terhadap perusahaan, terutama pada proses penjualan (sales).

Melakukan Pengawasan, Koordinasi dan Monitoring atas Kegiatan Operasional

Segala kegiatan operasional yang dilakukan oleh karyawan kantor cabang harus melalui pengawasan dan koordinasi dari kantor cabang perusahaan tersebut. Hal itu dilakukan agar semua kegiatan operasional yang dilakukan tidak sia–sia dan hasil yang didapatkan akan menjadi lebih maksimal.

Selain itu, kepala cabang juga harus melakukan monitoring kegiatan perusahaan. Untuk melakukan ini, kepala cabang dapat membuat dan menyusun Rencana Bisnis Perusahaan atau RBP yang akan dijalankan oleh karyawan di dalam cabang tersebut.

Saat RBP yang sudah dibuat dan disusun oleh kepala cabang dijalankan, kepala cabang wajib memonitor kegiatan, apakah sudah dijalankan sesuai dengan rencana atau tidak oleh karyawan kantor cabang tersebut.

Memantau dan Melakukan Manajemen Resiko terhadap Prosedur Operasional

Setiap prosedur operasional yang dijalankan tentu saja memiliki resiko yang mengiringinya. Maka dari itu, kepala cabang harus dapat melakukan manajemen resiko yang ditimbulkan dari setiap prosedur operasional di dalam kantor cabang.

Manajemen resiko ini dapat meminimalisir kerugian atau resiko yang diterima oleh kantor cabang, jika dilakukan dengan cermat dan baik oleh kepala cabang.

Memberikan Solusi dan Keputusan Mengenai Permasalahan di Kantor Cabang

Jika terdapat permasalahan di kantor cabang yang sifatnya umum dan dapat berdampak kepada operasional kantor cabang, seorang kepala cabang harus dapat memberikan solusi dan juga keputusan yang dihadapi.

Hal itu juga berlaku jika permasalahan dihadapi oleh karyawan, kepala cabang harus bisa memberikan solusi yang solutif untuk karyawan tersebut.

Menjadi kepala cabang mungkin memang menjadi impian banyak orang, karena gaji yang didapatkan terhitung besar. Namun setelah mengetahui tugas kepala cabang, apakah Anda masih ingin menjadi kepala cabang?

About Loker Utama

Check Also

Tugas admin Logistik

Tugas Admin Logistik Serta Tanggung Jawab Terhadap Perusahaan

Logistik merupakan bagian yang memiliki keterkaitan yang erat dengan proses pengolahan barang, dimulai dari pengadaan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + four =